Minat Wisatawan terhadap Makanan Lokal Kota Semarang

  • Neily Rahma Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
  • Indah Susilowati Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
  • Evi Yulia Purwanti Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
Keywords: Wisata, Kuliner, Makanan Lokal, Crosstab, ANOVA, Semarang

Abstract

Tourists’ Interest to Local Food in SemarangCurrently, culinary tourism is potential to be developed as one of the leading tourism. One of the cities in Central Java that has become culinary tourism icon is Semarang. The diversity of ethnic and tribe produces variety of local food and culinary destination to attract tourists. This research aims to know the difference of tourist behavior in Semarang based on age and marital status groups. This research using descriptive statistics with crosstab and analysis of variance (ANOVA). Based on the results of the One Way ANOVA, there are significant differences of authentic experience and prestige on respondents based on age group; and significant differences of authentic experience, exiting experience, health concern, prestige, and togetherness on respondents based on marital status groups. Keywords: Tourism; Culinary; Local Food; Crosstab; ANOVA; Semarang  AbstrakWisata kuliner dewasa ini sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata unggulan. Salah satu kota di Jawa Tengah yang menjadi ikon wisata kuliner adalah Kota Semarang. Keanekaragaman etnis dan sukunya menghasilkan berbagai makanan khas dan tempat wisata kuliner yang dapat menarik wisatawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku wisatawan dalam berwisata kuliner di Kota Semarang berdasarkan kelompok usia dan status marital. Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dengan crosstab dan analisis varians (ANOVA). Berdasarkan hasil One Way ANOVA, diketahui terdapat perbedaan signifikan authentic experience dan prestige pada responden berdasarkan kelompok usia; serta perbedaan signifikan authentic experience, exiting experience, health concern, prestige, dan togetherness pada responden berdasarkan kelompok status marital.

Author Biographies

Indah Susilowati, Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
Professor of Economics, Diponegoro UniversitySCOPUS ID: 6507735168
Evi Yulia Purwanti, Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
Departemen IESP FEB Undip, Gedung C lantai 2, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang. Telepon: 081545131369

References

BPS Provinsi Jawa Tengah. (2014a). Banyaknya Pengunjung Daya Tarik Wisata dan Event Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2014. Diakses dari https://jateng.bps.go.id/statictable/2015/09/23/1160/banyaknya-pengunjung-daya-tarik-wisata-dan-eventmenurut-kabupaten-kota-di-jawa-tengah-tahun-2014.html. Tanggal akses 28 Februari 2017.

BPS Provinsi Jawa Tengah. (2014b). Banyaknya Tamu Asing dan Indonesia yang Menginap di Hotel Bintang Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2014 (Orang). Diakses dari https://jateng.bps.go.id/statictable/2015/09/23/1157/banyaknya-tamu-asing-dan-indonesia-yang-menginap-di-hotel-bintang-menurut-kabupaten-kota-di-jawa-tengahtahun-2014-orang-.html. Tanggal akses 28 Februari 2017.

Cohen, E. (1984). The sociology of tourism: approaches, issues, and findings. Annual Review of Sociology, 10, 373–392. DOI: https://doi.org/10.1146/annurev.so.10.080184.002105.

Cohen, E., & Avieli, N. (2004). Food in tourism: Attraction and impediment. Annals of Tourism Research, 31(4), 755–778. DOI: https://doi.org/10.1016/j.annals.2004.02.003.

Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2014). Business Research Methods, [12th Edition]. New York: McGraw Hill.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. (2015). Data Kunjungan Wisatawan di Jawa Tengah Tahun 2011–2015.

du Rand, G.E.., Heath, E., & Alberts, N. (2003). The role of local and regional food in destination marketing: A South African situation analysis. Journal of Travel & Tourism Marketing, 14(3–4), 97–112. DOI: 10.1300/J073v14n03˙06.

Finucane, M. L., Slovic, P., Mertz, C. K., Flynn, J., & Satterfield, T. A. (2000). Gender, race, and perceived risk: The ’white male’ effect. Health, Risk & Society, 2(2), 159–172. DOI: https://doi.org/10.1080/713670162.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: BP Universitas Diponegoro.

Hall, C. M., Sharples, L., Mitchell, R., Macionis, N., & Cambourne, B. (Eds.). (2003). Food tourism around the world: Development, management and markets. London: Routledge.

Hjalager, A. M. (2003). What do tourists eat and why? Towards a sociology of gastronomy and tourism. In J. Collen & G. Richards (Eds.), Gastronomy and Tourism, ATLAS – expert meeting, pp. 54–74. L. Sandrio (Italy) 21–23 Nov. 2002. Belgium: Academie Voor de Streekgebonden Gastronomie.

Hjalager, A. M., & Richards, G. (2002). Still undigested: research issues in tourism and gastronomy. In A. M. Hjalager & G. Richards (eds.), Tourism and Gastronomy, pp. 224–. London: Routledge.

Kim, S. S., Lee, C. K., & Klenosky, D. B. (2003). The influence of push and pull factors at Korean national parks. Tourism Management, 24(2), 169–180. DOI: https://doi.org/10.1016/S0261-5177(02)00059-6.

Kim, Y. G., Eves, A., & Scarles, C. (2009). Building a model of local food consumption on trips and holidays: A grounded theory approach. International Journal of Hospitality Management, 28(3), 423–431. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2008.11.005.

Mak, A. H., Lumbers, M., Eves, A., & Chang, R. C. (2012). Factors influencing tourist food consumption. International Journal of Hospitality Management, 31(3), 928–936. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2011.10.012.

Pliner, P., & Hobden, K. (1992). Development of a scale to measure the trait of food neophobia in humans. Appetite, 19(2), 105–120. DOI: https://doi.org/10.1016/0195-6663(92)90014-W.

Sengel, T., Karagoz, A., Cetin, G., Dincer, F. I., Ertugral, S. M., & Balık, M. (2015). Tourists’ approach to local food. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 195, 429–437. DOI: https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.06.485.

Spillane, J. J. (1987). Pariwisata Indonesia: sejarah dan prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.

Sugiyono. (2004). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yoeti, O. A. (2008). Ekonomi pariwisata: Introduksi, informasi, dan implementasi. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Yuksel, A., & Yuksel, F. (2003). Measurement of tourist satisfaction with restaurant services: A segment-based approach. Journal of Vacation Marketing, 9(1), 52–68. DOI: https://doi.org/10.1177/135676670200900104.

Published
2017-07-01
How to Cite
Rahma, N., Susilowati, I., & Purwanti, E. (2017). Minat Wisatawan terhadap Makanan Lokal Kota Semarang. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 18(1), 53-76. https://doi.org/10.21002/jepi.v18i1.752
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.