The Interregional Impact of Fiscal Decentralization in Indonesia: Inter Regional Social Accounting Matrix Model

  • Satria Utama
  • Bambang P.S. Brodjonegoro
Keywords: IRSAM, Fiscal Decentralization

Abstract


Undang-undang 22/0 dan 25/99 telab merubah pola hubungan pusat-daerah di Indoensia dari pola sentralistik menjadi desentralisis yang efektif berlaku sejak bulan Januari 2001. Lebih jauh pemerintah juga mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur lebih detail tentang kewajiban dan kewenangan daerah, hutang daerah dan hal lainnya, selain beberapa sektor penting seperti sistem peradilan, agama, keamanan dan hal lain yang masih dibawah tanggung jawab dan kewenangan pemerintah pusat.Konsekuensi langsung dari perubahan ini adalah pemerintah harus mengatur pemerataan dan sustainabilitas anggaran antar daerah. Mengingat karakteristik antar daerah sangat bervariasi dalam hal kandungan sumber daya alam, dan sumber daya manusia, dan juga selepas krisis yang menerpa Indonesia, maka permasalahan yang dihadapi pemerintah pusat dalam menjalankan proses desentralisasi ini, menjadi tidak ringan.Satu hal yang jelas, implementasi proses desentralisasi ini, akan mengurangi penerimaan pemerintah pusat secara langsung sementara agenda peningkatan kesejahteraan, penurunan kesenjangan dan upaya peningkatan pertumbuhan lintas wilayah, sudah didepan mata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aziz, Iwan J., "Interregional Allocation of Resource: The Case of Indonesia," makalah dalam Regional Science: The Journal of RSAI, 71, 4, hal. 1067-1083

BPS, 1999, "Sistem Neraca Sosial Ekonomi Indonesia 1998." Terbitan terbatas. Biro Pusat Statistik, Jakarta

BPS, 2000, "Sistem Neraca Sosial Ekonomi Indonesia 1999." Terbitan terbatas. Biro Pusat Statistik, Jakarta

BPS, 2001, "Statistika Indonesia 2000." Biro Pusat Statistik, Jakarta

Brodjonegoro, Bambang, 2001, "The Impact of Fiscal Decentralization Process in The Indonesian Regional Economies: A Simultaneous Econometric Approach," LPEM FEUI, Jakarta

Defourney, J dan E. Thorbecke, 1984, "Structural Path Analysis and Multiplier Decomposition Within A Social Accounting Matrix Framework." The Economic Journal 94. hal: 111-136.

Depdagri dan Otda, 2000, "Himpunan Perundang-undangan dan Peraturan Pemerintah tentang Otonomi daerah," Departemen Dalam negeri dan Otonomi Daerah Republik Indonesia, Jakarta

Dirjen PKPD, 2003 "Dana Bagi Hasil Pajak, Bagi hasil SDA dan DAU Tahun 2002," Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, Departemen Keuangan Republik Indonesia, Jakarta.

Dowling, Edward T, 1980, "Schaum's Outline Series, Theory and Problem of Mathematics for Economist", McGraw-Hill, USA.

Fukasaku, Kiichiro, 1999, "Fiscal Decentralization and Macroeconomic Governance: Asian Perspective, Fiscal Decentralization in Emerging Economies Governance Issues," OECD, USA.

Gilbert, Alan G. & David E. Goodman, 1976, "Regional Income Disparities and Economic Development: A Critique," John Wiley & Sons, USA.

Hadi, S, 1998, "Studi Dampak Pembangunan Terhadap Disparitas Ekonomi Antar Wilayah: Pendekatan Model Analisis Sistem Neraca Sosial Ekonomi." Disertasi Doktor. Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor

Hewings, Geoffrey, J.D., "Regional and Interregional Interdependence: Alternative Accounting System," Environment and Planning A, vol. 14, hal. 1587-1600.

Hidayat, T, 1991, "The Construction of A Two-Region Social Accounting Matrix for Indonesia and Its ahallication to Some Equity Issue", Disertasi Doktor pada Cornell University, Ithaca.

Isard, Walter, 1951, "Interregional and Regional Input-Output analysis: A Model of Space Economy," dalam Review of Economics and Statistics, 33-4, hal 318-328.

Isard, Walter dan Iwan J Aziz, et al., 1998, "Methods of Interregional and Regional Analysis", Ashgate Publishing Company, USA.

Prihawantoro, Socia., 1998, "Analisis Deforestasi di Indonesia dengan Pendekatan Sistem neraca Sosial Ekonomi." Thesis pada Program Pasca Sarjana FEUI, Jakarta.

Khan, H.A. dan E. Thorbecke, 1989. "Macroeconomic Effect and Diffusion of Alternative Technologies within a Social Accounting Matrix Framework: The Case of Indonesia", International Labor Office for World Employment Program, Gower Publishing Co. Ltd, London.

Khan, H.A dan E. Thorbecke, 1989, "Macroeconomic Effect of Technology Choice: Multiplier and Structural Path Analysis Within SAM Framework", Journal of Policy Modeling 11(1) hal: 131-156.

Lemlbaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat FEUl, 1990, "Teknik RAS (Stone)", handout tidak dipublikasikan, LPEM FEUI, Jakarta.

Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat FEUL, 2002, "Dana Alokasi Umum: Konsep, Hambatan dan Prospek di Era Otonomi Daerah", Penerbit Buku Kompas, Jakarta.

Mahi B, Raksaka, 2000, "Prospek Desentralisasi di Indonesia Ditinjau dari Pemerataan Antar Daerah dan Peningkatan Efisiensi", Makalah Seminar Otonomi Daerah, 25 Februari 2000, FEUI, Jakarta.

Pratikto, Adji, 2002, "Dampak Alokasi Investasi Pemerintah Daerah DKI Jakarta terhadap Kinerja Perekonomian Propinsi DKI Jakarta dan Sekitarnya: Pendekatan Input-Output Antar daerah 1999", Thesis Master, Program Pasca Sarjana Ilmu Ekonomi FEUI, Jakarta

Pyatt, Graham dan Jeffery I. Round, 1988, "Accounting and fixed Price Multipliers in a Social Accounting Matrix Framework", The world bank, Washington D.C., USA

Sidik, Machfud, 2002, "Format Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah yang Mengacu Pada Pencapaian Tujuan Nasional," makalah Seminar Nasional: Public Sector Scorecard. 17-18 April 2002, DJPKPD Departemen Keuangan RI, Jakarta

Sjari, Dew! Ratna, 2002, "Pengaruh Subsidi Pupuk Terhadap Pendapatan Petani: Analisis Sistem Neraca Sosial Ekonomi," Thesis S2 pada Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sujamto, 1990, "Otonomi Daerah yang Nyata dan Bertanggung Jawab," Edisi Revisi, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Thorbecke, E, 1992, "Adjustment and Equity in Indonesia," Development centre of Organization for Economic Co-operation and Development, Paris.

Tumenggung, Syafruddin A, 1994, "Pattern of Regional Development Economic Growth, Sectoral Change, Poverty and Regional Disparity in Indonesia," Disertasi Doktor pada City and Regional Planning, Cornell University.

Utama Satria., 2001, "Fiscal Decentralization: Philippines Experiences," makalah Seminar Ekonomi Regional, Jurusan ilmu Ekonomi FEUI, Jakarta

Wuryanto, Luky Eko, 1996, "Fiscal Decentralization and Economy Performance in Indonesia: An Interregional Computable General Equilibrium Approach" Disertasi Doktor, Cornell University, USA

Published
2003-07-01
Views
  • Abstract 672


  • PDF 293
Abstract Metrics
Abstract view : 672 times

PDF - 293 times
How to Cite
Utama, S., & Brodjonegoro, B. P. (2003). The Interregional Impact of Fiscal Decentralization in Indonesia: Inter Regional Social Accounting Matrix Model. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 4(1), 75-101. https://doi.org/10.21002/jepi.v4i1.134
Section
Articles