Valuasi Ekonomi Objek Wisata Pantai Parangtritis, Bantul Yogyakarta

Rifki Khoirudin, Uswatun Khasanah

Abstract


Economic Valuation of Parangtritis Beach, Bantul Yogyakarta

Abstract
The valuation of Pantai Parangtritis becomes very important along with the micro issue concerning the plan of infrastructure development, facilities and infrastructure in south region. Development of infrastructure in process is Jalur Lintas Selatan Street which includes the area around Parangtritis Beach. The analytical tool used to know variable that influence number of traveler to Parangtritis tourist attraction and the economic value of Parangtritis Beach is Travel Cost Method. Based on the research findings that the variable of total cost, income level, age, and education level influence the number of visits to Parangtritis Beach. While the economic valuation of Parangtritis Beach is Rp14.605.101.491.

Keywords: Valuation; Economic; Travel Cost


Abstrak
Penilaian Pantai Parangtritis menjadi sangat penting seiring dengan masalah mikro mengenai rencana pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana di wilayah jalur selatan. Pembangunan infrastruktur yang baru berjalan di antaranya Jalan Jalus Lintas Selatan yang di dalamnya termasuk wilayah sekitar Pantai Parangtritis. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui variabel yang memengaruhi jumlah wisatawan terhadap objek wisata Parangtritis dan nilai ekonomi Pantai Parangtritis adalah Travel Cost Method. Berdasarkan hasil penelitian bahwa variabel total biaya, tingkat pendapatan, usia, dan tingkat pendidikan memengaruhi jumlah kunjungan ke Pantai Parangtritis. Sementara itu valuasi ekonomi Pantai Parangtritis adalah sebesar Rp14.605.101.491.


Keywords


Penilaian; Ekonomi; Biaya Perjalanan

Full Text:

PDF

References


Anna, Z., & Saputra, D. S. (2017). Economic valuation of whale shark tourism in Cenderawasih Bay National Park, Papua, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 18(3), 1026–1034.

Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2006). Business Research Methods, [9th Edition]. Jakarta: PT. Media Global Edukasi.

El-Bekkay, M., Moukrim, A. I., & Benchakroun, F. (2013). An economic assessment of the Ramsar site of Massa (Morocco) with travel cost and contingent valuation methods. African Journal of Environmental Science and Technology, 7(6), 441–447. DOI: http://dx.doi.org/10.5897/AJEST2013.1485.

Fauzi, A. (2006). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: Teori dan aplikasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Fauzi. A. (2010). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: Teori dan aplikasi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Field, B. C. (2001). Environmental economics: An introduction. McGraw Hill.

Garrod, G., & Willis, K. G. (2000). Economic valuation of the environment: Methods and case studies. United Kingdom: Edward Elgar.

Haab, T. C., & McConnell, K. E. (2002). Valuing environmental and natural resources: the econometrics of non-market valuation. Massachusetts: Edward Elgar.

Hidayati, W., & Harjanto, B. (2013). Konsep dasar penilaian properti. Yogyakarta: BPFE Universitas Gadjah Mada.

Kuncoro, M. (2001). Metode riset untuk bisnis & ekonomi: Bagaimana meneliti & menulis tesis? Jakarta: Erlangga.

Lipton, D.W., Wellman, K., Sheifer, I., & Weiher, R. (1995). Economic valuation of natural resources: a handbook for coastal resource policymakers. NOAA Coastal Ocean Program Decision Analysis Series, 5. Silver Spring, MD: Coastal Ocean Oce, National Oceanic and Atmospheric Adminstration, U.S. Department of Commerce. Diakses dari http://aquaticcommons.org/14656/. Tanggal Akses 17 Januari 2017.

Lukas, J. J. (2013). Valuasi ekonomi Taman Nasional Bunaken: Aplikasi Travel Cost Method tahun 2012. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Nicholson, W., & Snyder, C. (2010). Intermediate microeconomics and its application, [11th Edition]. Mason: South-Western Cengage Learning.

Nuva, R., Shamsudin, M. N., Radam, A., & Shuib, A. (2009). Willingness to pay towards the conservation of ecotourism resources at Gunung Gede Pangrango National Park, West Java, Indonesia. Journal of Sustainable Development, 2(2), 173–186. DOI: https://doi.org/10.5539/jsd.v2n2p173.

Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2002). Economics, [17th Edition]. Boston: McGraw-Hill Irwin.

Sari, N. P. (2016). Valuasi Ekonomi Taman Rekreasi Kebon Rojo Kota Blitar. Tesis. Yogyakarta: Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.

Soeratno & Arsyad, L. (2008). Metodologi penelitian untuk ekonomi dan bisnis, [Edisi Revisi]. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D). Bandung: CV. Alfabeta.

Widayati, E. (2015). Valuasi ekonomi cultural heritage dengan menggunakan Travel Cost Method, Contingen Valuation Method dan Income Approach: Studi pada Candi Prambanan. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Yulianingsih, K. A., Sukarsa, K. G., & Suciptawati, L. P. (2012). Penerapan regresi Poisson untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi jumlah siswa SMA/SMK yang tidak lulus UN di Bali. e-Jurnal Matematika, 1(1), 59–63. DOI: https://doi.org/10.24843/MTK.2012.v01.i01.p010.




DOI: http://dx.doi.org/10.21002/jepi.v18i2.785

StatCounter - Free Web Tracker and Counter View My Stats 
Creative Commons License
JEPI by Dept Ilmu Ekonomi  is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.