Analisis Penilaian Ekonomi Gumuk Pasir Parangtritis di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DIY

Khusnul Khatimah, Yusman Syaukat, Ahyar Ismail

Abstract


Economic Analysis of Parangtritis Sand Dunes Managementat Kretek Sub-District, Bantul Region, DIY

Abstract
Sand dunes is an unique beach-forest phenomenon which only in Southeast Asia can be found in Parangtritis Village. In the existing condition, sand dunes might have direct use value and indirect use value, eventhough these benefits do not applied in the entire area. The research aims is to estimate the economic value of sand dunes in the existing condition using total economic valuation (TEV). The result showed that the direct usesare tourism (Rp1,009 million/year), fuel wood (Rp106 million/year), livestock feed (Rp188 million/year), while the indirect uses are abrasion barrier (Rp1,505 million/year), and wind barrier (Rp1,019 million/year). The total economic value of Parangtritis sand dunes up to Rp3,828 million/year.

Keywords: Sand Dunes; Use Value; Total Economic Value

 

Abstrak

Gumuk pasir merupakan fenomena hutan pantai unik dan di Asia Tenggara hanya ditemukan di Desa Parangtritis dengan luas 62 ha. Pada kondisi eksisting, gumuk pasir memberikan manfaat langsung (wisata, kayu bakar, dan pakan ternak) dan manfaat tidak langsung (pelindung abrasi dan angin laut), meskipun pemanfaatannya tidak merata di seluruh area. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai ekonomi gumuk pasir pada kondisi eksisting dengan menggunakan metode total nilai ekonomi (total economic valuation/TEV). Hasilnya nilai manfaat wisata (Rp1.009 juta/tahun), kayu bakar (Rp106 juta/tahun), pakan ternak (Rp188 juta/tahun), sedangkan manfaat penahan abrasi (Rp1.505 juta/tahun), dan pelindung angin (Rp1.019 juta/tahun). Nilai ekonomi total gumuk pasir Rp3.828 juta/tahun. Nilai tersebut mencerminkan opportunitiy cost apabila gumuk pasir berkurang/hilang karena kegiatan konversi.


Keywords


Gumuk Pasir; Nilai Manfaat; Total Nilai Ekonomi

References


Badan Lingkungan Hidup DIY. (2013). Gumuk pasir pantai selatan. Tersedia pada: http://blh.jogjaprov.go.id/2013/09/gumuk-pasir-pantai-selatan/ (Diakses 20 Februari, 2016).

BPS Kabupaten Bantul. (2014). Kabupaten Bantul Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul.

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S, P., Sitepu, M, J. (1996). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.

DKP Kabupaten Bantul. (2015). Data Luas Tambak di Kabupaten Bantul. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul.

Fauzi, A. (2006). Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Teori dan Aplikasi). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Fauzi, A. (2014). Valuasi Ekonomi dan Penilaian Kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Bogor: IPB Press.

Fleming, C, M., Averil, C. (2007). The recreational of lake McKenzie: an application of travel cost method. Paper presenter St The 51st Annual Conference of The Australian Agricultural and Resource Economics Society. Queenstown.

Hartanto. (2012). Studi Degradasi Gumuk Pasir Akibat Penggunaan Lahan di Kawasan Parangtritis dan Sekitarnya Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). [Tesis]. UPN Veteran.

Haryadi, S, S. Yahya, S. (1988). Fisiologi Stres Tanaman. Bogor: PAU IPB.

Kementrian Lingkungan Hidup. (2012). Panduan Valuasi Ekonomi Ekosistem Hutan. Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia.

Munangsihe, M. (1993). Environmental Economics and Sustainable Development. World Bank Environment Paper No 2.

Perace, D. (1993). Economic Values And The Natural World. London: Earthscan Publications Limited.

Perrings, C., Karl, G, M., Folke, C., Holling, C, S., Bengt, O, J. (1995). Biodiverity Loss: Economic and Ecological Issues. Cambridge: Cambridge University Press.

Rahma, F, N., Herniwati, R, H. (2013). Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan, Jumlah Obyek Wisata dan Pendapatan Perkapita Terhadap Penerimaan Sektor Pariwisata Kabupaten Kudus. Diponegoro Journal of Economy, 02(02), 1-9.

Saraswati, A, A. (2004). Konsep pengelolaan kawasan pesisir (studi kasus Ulujami, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Jurnal Teknik Lingkungan, 05(03), 205-211.

Sunarto. (2014). Geomorfologi dan kontribusinya dalam pelestarian pesisir bergumuk pasir aeolian dari ancaman bencana agrogenik dan urbangenik. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Pada Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Suryanti. Dwi, E., Retnowati, A,. Winaryo. (2009). Tata ruang berbasis bencana. Laporan Penelitian Pusat Studi Bencana Alam (PSBA). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Tuwo, A. (2011). Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut. Sidoarjo: Brilian Internasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.21002/jepi.v17i2.666

View My Stats
Creative Commons License
JEPI by http://jepi.fe.ui.ac.id/index.php/JEPI/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.